Beranda > my note, serba-serbi > cara agar kita dihargai oleh orang lain

cara agar kita dihargai oleh orang lain

Maret 26, 2011

JANGAN pernah sesekali kita merusak citra orang lain, menyombongkan diri sendiri, membesar-besarkan masalah (mengumbar keburukan/kesalahan orang lain), baik secara terang-terangan ataupun sembunyi-sembunyi alias (ngomongin dari belakang), apalagi sampai menyebarkan fitnah, menurutku orang-orang seperti mereka tak ada harganya di mata orang lain…

Lalu sebenernya bagaimana sih caranya agar kita dapat dihargai oleh orang-orang di sekitar kita…??

Terbesit dalam benakku pertanyaan seperti itu…
Hmm… kenapa bisa saya membahas soal ini, saya kan ga tau apa2 soal cara agar kita dapat dihargai oleh orang-orang yang ada disekitar kita… Saya kan cuma seorang kuli buruh pabrik yang benar-benar belum punya pengalaman apa-apa, pengetahuan saya juga ga tinggi-tinggi amat, saya kan cuma lulusan stm dengan nilai di bawah rata-rata…

sebenarnya tulisan ini terinspirasi dari seseorang yang kini menjadi pemimpinku dalam lingkungan kerjaku saat ini…
kuucapkan banyak terima kasih untuk anda karena berkat anda saya bisa membuat sebuah tulisan tentang ‘cara agar kita dihargai oleh orang lain’ di sekitar kita.

Mudah-mudahan tips dari saya yang awam dan tidak mempunyai banyak pengalaman/ilmu ini dapat bermanfaat untuk anda semua para pembaca dan pengunjung blog saya ini.

Lalu bagaimana cara agar kia dihargai oleh orang disekitar kita ini
Pasti semua orang sangat ingin dihargai oleh orang disekitarnya, ingin dibanggakan, serta ingin selalu di dengarkan apa kata-katanya.
Tapi apakah hal itu akan bisa kita capai apabila kita merupakan seseorang yang mempunyai ciri-ciri sebagai berikut (berikut saya sertakan solusinya agar kita bisa di hargai oleh orang lain : (menurutku)

1. Apakah pantas dihargai, jika kita selalu datang dengan tampang manyun (cemberut) tanpa sebab, halah…. pagi-pagi baru juga datang kok udah manyun (cemberut), mending kalo cuma sekali-kali, coba kamu bayangkan jika kita melihat orang yang berada di hadapan kita manyun (cemberut) tiap hari (dan tanpa sebab). wew.. Apa ga stress tuh kita di buatnya… Haha… :D
Apakah tidak lebih baik, jika kita selalu datang dengan wajah penuh keceriaan (tersenyum kepada orang-orang yang ada di sekitar kita), dan mungkin alangkah lebih baik lagi jika kita hiasi senyuman kita tersebut dengan mengucapkan kata (salam) : selamat pagi, semangat pagi, pagi, atau apalah yang penting bisa membuat orang didekat kita merasa nyaman dengan kedatangan kita.

2. Apakah pantas dihargai, jika kita selalu meminta pertolongan orang lain dengan suara yang terlalu lantang, dan dengan cara membentak (biasanya perintah dari atasan terhadap bawahannya) ‘selalu ingin dihargai tapi dia tidak pernah berusaha/tidak tahu cara untuk menghargai orang dibawahnya’. Hmmm….
Apakah tidak lebih baik, jika kita meminta pertolongan dengan cara yang lebih halus, serta dihiasi dengan sedikit senyuman dan alangkah lebih baik lagi jika kita memintanya dengan mengucapkan kata ‘tolong / mohon bantuannya’. Meskipun posisi kita / martabat kita lebih tinggi dari orang tersebut, tapi apakah salah jika kita mengucapkan kata ‘tolong’ pada saat kita meminta bantuan orang lain, apakah posisi / martabat kita jadi tampak lebih rendah dari orang lain di sekeliling kita jika kita melakukan hal tersebut, pasti enggak kan, malahan kita jadi lebih bisa dihargai (menurutku), karena dengan mempunyai sifat rendah hati bukan berarti kita rendahan. *diriku sotoy banget ya…. Haha… :D

3. Apakah segala sesuatu harus selalu dilakukan dengan tergesa-gesa. Apakah dengan cara tergesa-gesa, apa yang kita kerjakan akan tampak lebih rapih dan lebih cepat daripada kita melakukannya dengan santai / rilex. Kalau menurutku sih, tidak selamanya apa yang kita kerjakan itu harus dikerjakan dengan tergesa-gesa (justru dengan tergesa-gesa kadang malah membuat apa yang kita kerjakan jadi kurang rapi / kurang teliti / kadang terjadi kekeliruan karena fokus kita hanya pada kecepatan bukan pada ketepatan dalam melakukan hal tersebut) memang cepet sih tapi rapi/bagus/benar hasilnya saya kurang tahu.

4. Apakah pantas dihargai, jika kita hanya ingin dihargai tapi kita tidak pernah menghargai orang lain yang ada di sekeliling kita, maunya menang sendiri, selalu mencari2 kesalahan orang lain tanpa pernah sadar akan kesalahan kita sendiri (tidak pernah ngaca diri sendiri).
Apakah tidak lebih baik jika kita menghargai orang lain terlebih dahulu sebelum kita mengharap akan dihargai orang (ngaca diri sebelum menilai orang lain), mencari tahu apa kesalahan kita terlebih dahulu dan memperbaikinya sebelum mempertanyakan kesalahan orang lain. Kita hanyalah manusia biasa yang tidak luput dari kesalahan, jadi (menurut pandangan kita benar/baik, apakah benar/baik juga menurut pandangan orang lain), setiap manusia memiliki karakter dan pandangan yang berbeda-beda, jadi tidak selamanya apa yang kita anggap benar/baik akan dianggap benar/baik pula oleh orang lain (kecuali seruan-seruan Allah dan Rasul-Nya, semuanya sudah pasti benar dan baik).

5. Ucapkan ‘terima kasih’ setelah kita mendapatkan bantuan dari orang lain.

jadi, jika kita ingin dihargai oleh orang lain, cobalah untuk menghargai diri kita sendiri dulu kemudian berusahalah untuk menghargai orang lain terlebih dahulu sebelum kita berharap untuk dapat dihargai oleh orang lain, tersenyumlah karena dengan tersenyum bisa membuat suasana terasa nyaman / tidak tegang / kaku ( senyumnya yang wajar kalo senyum ga wajar nanti anda malah di anggap orang gila… gkgkgk.. :D ), jangan segan untuk mengucapkan kata ‘ Tolong , (salam) , Terima Kasih , (Pujian) atas usaha orang tersebut ‘.
Dekati dan cintai Allah karena jika kita dekat/cinta dengan Allah (menjauhi larangan-Nya serta melaksanankan apa-apa saja yang diperintahkan-Nya), maka InsyaAllah Allah akan selalu meninggikan martabat kita, cintai pula keluarga kita sendiri (khususnya orang tua kita), ingat JANGAN pernah sesekali kita merusak citra orang lain, menyombongkan diri sendiri, membesar-besarkan masalah (mengumbar keburukan/kesalahan orang lain), baik secara terang-terangan ataupun sembunyi-sembunyi alias (ngomongin dari belakang), apalagi sampai menyebarkan fitnah, menurutku orang-orang seperti mereka tak ada harganya di mata orang lain…

About these ads
Kategori:my note, serba-serbi Tag:
  1. teddy
    Maret 27, 2011 pukul 11:19 am | #1

    mkshehh kawan…

  2. vera
    Maret 30, 2011 pukul 4:08 pm | #2

    kata-katanya bagus, nice post

  3. agung
    April 3, 2011 pukul 5:18 am | #3

    bener banget gan
    Kalo kita pengen di hargai sama orang lain yang pasti hargai dulu orang tersebut
    Jangan cuma pengen dihargai tapi ga mau ngehargain orang

    • Lindasajo
      Januari 2, 2012 pukul 8:08 pm | #4

      stuju bgt deh , mna mngkn org lain bsa mnghrgai kt jka kt sja tdk mnghrgai mreka

      (klw pun ad mngk trpksa )
      hohohohohohohoho :)
      sya sok pntar

  4. April 3, 2011 pukul 10:05 pm | #5

    hohoho… Terima kasih untuk kunjungannya… Semoga bermanfaat…. :D

  5. Juni 16, 2011 pukul 9:50 am | #6

    Nice share gan!
    Wejangan yang sangat bermanfaat :D
    Keep posting gan!!

  6. Juni 16, 2011 pukul 6:53 pm | #7

    heheu…. :mrgreen:
    Matur nuwun sob nicholas atas kunjungannya….
    Smg bermanfaat …

  7. Juli 18, 2011 pukul 9:33 pm | #8

    makasih mas…
    bagus-bagus postinganya, lajnjutkan :)

    • Juli 18, 2011 pukul 11:49 pm | #9

      Makasih juga sob atas kunjungannya…
      masih banyak kok blog yang lebih bagus dari blog amburadulku ini,….

  8. Koswara
    Juli 21, 2011 pukul 6:02 am | #10

    Oke buanget postnya, trima kasih mga br manfaat. Amiin

    • Juli 22, 2011 pukul 9:41 am | #11

      thank’s kang atas tanggapan serta kunjungannya……

  9. lili
    September 1, 2011 pukul 12:31 am | #12

    Semua sdh sy lakukan n dari kecil sudah diterapkan. Namun jika 1x sy disakiti, sy paling ‎​​Ğα bs melakukan point no 1 yg mas tulis diatas. Jika ada saran, sy mohon berbagi. Terima kasih

  10. September 1, 2011 pukul 2:05 pm | #13

    hehe….
    Anggap ajah itu suatu tantangan, cobaan atau sebuah ujian … belajar jd orang yg lebih sabar lagi …
    Memang susah, tp kalo kita berusaha pasti bisa.
    amat sangat menyenangkan jika kita bisa menjadi orang yg penuh dengan kesabaran , terapkan dalam hati (dijadikan sebuah kebiasaan) harus ikhlas ..

    Saya juga sering / gampang sakit hati , biasanya jk saya dalam posisi itu , cm berfikir positif ajah… Atau Kadang sy ngambil air wudlu ( padahal sy shalat ajah jarang ) haha … :P
    Ya intinyamah membiasakan diri menjadi orang yg lebih sabar lg ajah … Sy ajah msh dalam tahap belajar … Ya step by step lah … :mrgreen:
    Sekali2 manyun mah, wajar lah … Asal jangan terlalu sering, nanti cepet tua…. Hehe… :P

  11. lili
    September 1, 2011 pukul 8:18 pm | #14

    ♈α. Hαŗi ini Ŝaya йdάћ coba tersenyum dengan orang yg Ŝaya anggap tdk pernah menganggap Ŝaya ada. Bukan menyalahkan, tp ini semua dampak dari suami yg ‎​​Ğα akur kpd saudara2nya, hingga Ŝaya ∂åň anak Ŝaya yg “kena getah”ny.

    Йdάћ sering bersabar, posituf thinking. Mungkin hrs rajin lagi sholat ∂åň mengadu padaNya.

    Btw, thx sarannya. Ini sangat membantu n membangun Ŝaya menjadi seseorang yang lebih sabar

    • November 13, 2011 pukul 8:15 am | #15

      semangat mba….. :mrgreen:

      Sama2 saya jg msh dlm tahap belajar untuk jd orang yang lebih berguna, InsyaAllah Allah akan ngasih jalan terang untuk seluruh umatnya… Beruntunglah orang yang masih diberi cobaan oleh Allah, itu artinya Allah masih memperhatikan kita….

  12. nur
    September 17, 2011 pukul 9:34 pm | #16

    bener juga nih, , .. msti dicba. . . . .

  13. yeni anggraini
    Oktober 15, 2011 pukul 10:05 am | #17

    bagus bgt.. smga bisa dijalanin..

    aku orang nya penyabar.. tapi kadang karena kesabaran ku aku sering di bawa lalu ma yang lain..
    aku juga tipe orang g mudah marah.. tapi kenapa ya aku masih aja g di hargai..??

    • lili
      November 12, 2011 pukul 9:19 pm | #18

      Salam kenal..
      Apa trik n contoh kesabaran yg mba lakukan?

    • November 13, 2011 pukul 8:12 am | #19

      @ yeni

      dari komentarnya aja udah kelihatan,
      Introspeksi diri lagi ajah,

      Saran dari saya,
      buang jauh2 fikiran2 negatif yg ada dlm diri kamu, karena fikiran negatif hanya akan membuat kita down n patah semangat,

  14. Faichal Zwykker
    Oktober 19, 2011 pukul 9:19 pm | #20

    Sarannya bagus sekali.

    Makasih ya…. !!!!!!!!!!!

  15. Maret 10, 2012 pukul 8:02 am | #21

    TERIMAKASIH ATAS SARANNYA!!

Komentar ditutup.
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: